Mengenal PMI Lebih Dekat

"Begini cara membantu pasien patah tulang"kata Pak Bahar
          Keceriaan tampak di wajah anak-anak pagi ini, Rabu 12 Oktober 2011. Bagaimana tidak? Pagi ini anak-anak  ustadzah ajak jalan-jalan ke Markas PMI Kota Yogyakarta di Jalan Tegalgendu. Berangkat dari sekolah pukul 09.00, sekitar 88 anak dari Play Group sampai TKB berjalan kaki melewati rute jalan baru pinggir sungai Gajah Wong. Melewati jembatan baru, akhirnya sampailah kita di Markas. Alhamdulillah meski sedikit lelah tapi tetap semangat.
"Sakit tidak, pak?"
          Rombongan diterima oleh Bapak Yoga selaku ketua PMI Yogyakarta dan bapak Bahar yang memandu hari itu. "Tujuan kegiatan Kunjungan Edukatif kami untuk mengenalkan apa itu PMI pada anak-anak"kata Ust Yayuk selaku penanggung jawab. Selesai mendengar kata sambutan, anak-anak diajak praktek langsung bagaimana cara menangani kecelakaan seperti memasang plester, perban, korban patah tulang, mimisan dan lain-lain tentang P3K.
          Kemudian anak-anak diajak melihat ruangan yang ada, seperti ruang periksa, ruang donor darah, ruang penyimpana kantong darah, mengenal isi atau interior dalam mobil ambulans dan lain-lain. . Kebetulan hari ini ada seorang bapak yang sedang donor. "Sakit tidak pak?" tanya anak-anak. "Tidak" kata bapak tadi.
          Setelah berkeliling dan mendapat banyak penjelasan, akhirnya selepas foto bersama kami pulang kembali ke sekolah dengan diantar 3 unit mobil AMBULANS. Tuuuliiit...tuuuuliiit mobil ambulans beriringan menuju ke Mu'adz Bin Jabal Kotagede. "Asyik..! Terima Kasih Pak!" kata anak-anak sambil turun dari mobil. (sq)